HARAPAN BARU PADA OSIS BARU
Pemilihan Ketua Osis, Pilketos-SMAN Modal Bangsa yang dilaksanakan pada Kamis, 8 Oktober 2009 usai sudah dan para Mosaist sudah menyerahkan amanah pada Muhammad Al-Fata Ramadhan, siswa kelas XI-IA-2.
Seperti layaknya proses Pemilu, Pilketos Mosa yang tak kalah demokratis ini juga melalui tahapan pendaftaran bakal calon, persiapan dan pelaksanaan kampanye yang dimulai sejak H-7 selama 5 hari berturut-turut setelah ibadah shalat Magrib yang dipusatkan di Mushalla Mosa.
Pelaksanaan Pilketos Mosa di koordinir oleh Majelis Perwakilan Kelas, MPK yang diketuai oleh Munawir Abbas, siswa dari kelas XI-IA-1.
Hasil Pilketos menunjukkan dominasi suara diperoleh Muhammad Al-Fata Ramadhan dengan 171 suara, disusul Nudzran Yusya 45 suara.
Berikut hasil perolehan suara lengkap :
1. Muhammad Al-Fata Ramadhan 171 suara
2. Nudzran Yusya 45 suara
3. Auladi Halim Umar Lubis 27 suara
4. Maulizar 20 suara
5. Rizqina Rosma 12 suara
6. Intan Maulinar 10 suara
7. Khairul Umam 4 suara
8. Haris Setiawan 3 suara
Total suara masuk sebanyak 298 suara dengan 6 suara dinyatakan rusak. Dengan demikian Muhammad Al-Fata Ramadhan terpilih secara resmi sebagai Ketua Osis Mosa periode 2009/2010.
Menurut penuturan salah seorang siswa kelas XII yang penulis wawancarai, Al-Fata adalah sosok yang tepat untuk meneruskan kepemimpinan Osis Modal Bangsa. "Kapasitasnya cukup, selain sebagai Imam yang paling diunggulkan Al-Fata juga memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik dan bisa bertindak adil tanpa memihak." ujar siswa tersebut.
Bersama dengan terpilihnya ketua Osis baru, muncul pula harapan baru. Kepala SMAN Modal Bangsa ikut menyatakan harapannya, yaitu :
1. Agar Osis lebih mampu membuat gebrakan di bidang kreatifitas siswa yang secara langsung atau tidak dapat memberi manfaat besar bagi sekolah, seperti penegakan disiplin di segala lini kegiatan.
2. Dapat mengambil manfaat dan menerapkan hasil pelatihan kepemimpinan dan manajemen demi melaksanakan kepemimpinan yang optimal
3. Pengurus harus mampu merangkul semua siswa yang bernaung dalam Osis, saling bahu membahu dan menjadikan Modal Bangsa ke arah yang lebih baik.
4. Bagi para kandidat baik terpilih maupun tidak agar selalu memberikan contoh yang baik dan bisa sehingga kawan bisa bekerjasama.
Sementara Pak Bukhari sebagai Pembina Osis juga mengharapkan agar Osis selain melaksanakan seluruh program yang disusun agar juga dapat meneruskan program yang belum berjalan seperti manasik haji. BK
Visitors :27964 Org
Hits : 106757 hits
Month : 821 Users