<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Serba Serbi &#8211; SMAN Modal Bangsa Aceh</title>
	<atom:link href="https://www.sman-modalbangsa.sch.id/category/serba-serbi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.sman-modalbangsa.sch.id</link>
	<description>Sekolah Unggul Berasrama, SMA Favorit di Aceh</description>
	<lastBuildDate>Sun, 18 Dec 2022 12:53:11 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2021/01/cropped-cropped-cropped-Screenshot_2025-04-29_173107-removebg-preview-32x32.png</url>
	<title>Serba Serbi &#8211; SMAN Modal Bangsa Aceh</title>
	<link>https://www.sman-modalbangsa.sch.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Mitigasi Kebakaran dan Simulasi Penyelamatan diri di SMAN Modal Bangsa</title>
		<link>https://www.sman-modalbangsa.sch.id/mitigasi-kebakaran-dan-simulasi-penyelamatan-diri-di-sman-modal-bangsa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[FD]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 18 Dec 2022 11:22:17 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Extrakulikuler]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Serba Serbi]]></category>
		<category><![CDATA[Bencana]]></category>
		<category><![CDATA[pramuka]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.sman-modalbangsa.sch.id/?p=9425</guid>

					<description><![CDATA[SMAN Modal Bangsa bekerjasama dengan BPBD Aceh Besar melaksanakan Mitigasi Kebakaran dan simulasi penyelamatan diri pada Jumat, 16 Desember 2022.Dalam sambutannya Kepala SMAN Modal Bangsa, Misra, M.Pd menyatakan bencana adalah takdir dari Allah namun manusia juga turut menjadi pemicu terjadinya bencana. &#8220;Melalui kegiatan ini diharapkan kita semua tahu dan mampu melakukan tindakan-tindakan preventif apabila terjadi bencana khususnya kebakaran,&#8221; ujar bapak Misra. Ibu Eva Susanti MM selaku koordinator lapangan menerangkan kegiatan ini dihadiri oleh guru, tendik dan para pelajar yang terpilih mewakili masing masing komunitas yaitu Pengurus Ambalan Pramuka, Pengurus OSIS, ketua dan Wakil Ketua Kelas, Ketua Barak dan Pimpinan Sangga putra dan Putri yang menjadi garda terdepan dalam penanggulangan bencana. &#8220;Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah karena Indonesia merupakan negara yang rawan bencana dan Aceh pada tahun 2004 merupakan wilayah terparah terjadinya bencana gempa dan dan disusul dengan Tsunami yang memakan korban ratusan ribu orang akibat ketidakpahaman kita dengan gejala-gejala alam yang telah memberikan sinyalnya kepada manusia untuk segera menyelamatkan diri,&#8221; ujar Eva, Penanggungjawab Pramuka Putri GUDEP 02.028 dalam laporannya. &#8220;Bencana yang terjadi bermacam ragam, salah satunya adalah kebakaran yang juga dapat memakan korban dan kehilangan harta benda,&#8221; lanjut Eva, yang pernah menjadi peserta TOT Penanggulangan Resiko Bencana untuk Satuan Pendidikan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>SMAN Modal Bangsa bekerjasama dengan BPBD Aceh Besar melaksanakan Mitigasi Kebakaran dan simulasi penyelamatan diri pada Jumat, 16 Desember 2022.<br>Dalam sambutannya Kepala SMAN Modal Bangsa, Misra, M.Pd menyatakan bencana adalah takdir dari Allah namun manusia juga turut menjadi pemicu terjadinya bencana.</p>



<div class="wp-block-image"><figure class="aligncenter size-large"><img fetchpriority="high" decoding="async" width="1024" height="768" src="https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221217-WA0004-1024x768.jpg" alt="" class="wp-image-9426" srcset="https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221217-WA0004-1024x768.jpg 1024w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221217-WA0004-300x225.jpg 300w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221217-WA0004-768x576.jpg 768w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221217-WA0004-1536x1152.jpg 1536w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221217-WA0004-600x450.jpg 600w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221217-WA0004-160x120.jpg 160w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221217-WA0004-90x67.jpg 90w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221217-WA0004.jpg 1600w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption>Sambutan Kepala Sekolah</figcaption></figure></div>



<p>&#8220;Melalui kegiatan ini diharapkan kita semua tahu dan mampu melakukan tindakan-tindakan preventif apabila terjadi bencana khususnya kebakaran,&#8221; ujar bapak Misra. <br></p>



<p>Ibu Eva Susanti MM selaku koordinator lapangan menerangkan kegiatan ini dihadiri oleh guru, tendik dan para pelajar yang terpilih mewakili masing masing komunitas yaitu Pengurus Ambalan Pramuka, Pengurus OSIS, ketua dan Wakil Ketua Kelas, Ketua Barak dan Pimpinan Sangga putra dan Putri yang menjadi garda terdepan dalam penanggulangan bencana. </p>



<p>&#8220;Tujuan dilaksanakan kegiatan ini adalah karena  Indonesia merupakan negara yang rawan bencana dan Aceh pada tahun 2004 merupakan wilayah terparah terjadinya bencana gempa dan dan disusul dengan Tsunami yang memakan korban ratusan ribu orang akibat ketidakpahaman kita dengan gejala-gejala alam yang telah memberikan sinyalnya kepada manusia untuk segera menyelamatkan diri,&#8221; ujar Eva, Penanggungjawab Pramuka Putri  GUDEP 02.028 dalam laporannya.<br></p>



<p>&#8220;Bencana yang terjadi bermacam ragam, salah satunya adalah kebakaran yang juga dapat memakan korban dan kehilangan harta benda,&#8221; lanjut Eva, yang pernah menjadi peserta TOT Penanggulangan Resiko Bencana untuk Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) BNPB bekerjasama dengan Kwartir Nasional tahun 2019.</p>



<p>Sesuai dengan data yang muncul di aplikasi INA RISK, SMAN Modal Bangsa selain berpeluang terjadi longsor, bencana yang sangat dimungkinkan terjadi adalah kebakaran. INA RISK adalah sebuah aplikasi untuk mendeteksi potensi bencana yang terjadi hingga wilayah terkecil tempat kediaman kita. Aplikasi tersebut milik  Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BPBN) yang telah disosialisasikan ke seluruh Indonesia sejak tahun 2019.</p>



<p>Pada materi sesi pertama tentang Pramuka Peduli Bencana disampaikan oleh M. Edrijal Aisya. Anggota DKD Kwarda Aceh ini menjelaskan panjang lebar peran Pramuka dalam penanggulangan bencana.</p>



<p>Sementara pada sesi kedua, narasumber dari BPBD Aceh Besar menyampaikan materi penanggulangan kebakaran. &#8220;Api dapat dijinakkan dengan cara manual asal tidak panik,&#8221; ujar Iqbal Komandan Pusat Pengendali Operasi (Pusdalops). </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="611" src="https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221217-WA0008-1024x611.jpg" alt="" class="wp-image-9427" srcset="https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221217-WA0008-1024x611.jpg 1024w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221217-WA0008-300x179.jpg 300w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221217-WA0008-768x459.jpg 768w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221217-WA0008.jpg 1040w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Pada akhir kegiatan para peserta diajarkan pemakaian APAR (Alat Pemadam Api Ringan) dan Simulasi Penyelamatan Diri dari Bencana Kebakaran  yang dibimbing langsung oleh personil BPBD Aceh Besar.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img decoding="async" width="1024" height="768" src="https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221217-WA0005-1024x768.jpg" alt="" class="wp-image-9428" srcset="https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221217-WA0005-1024x768.jpg 1024w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221217-WA0005-300x225.jpg 300w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221217-WA0005-768x576.jpg 768w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221217-WA0005-1536x1152.jpg 1536w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221217-WA0005-600x450.jpg 600w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221217-WA0005-160x120.jpg 160w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221217-WA0005-90x67.jpg 90w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/12/IMG-20221217-WA0005.jpg 1600w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Ikut dalam kegiatan simulasi, kepala Sekolah, wakil kepala bidang kesiswaan, wakil kepala bidang sarana prasaran, kepala asrama dan para pembina pramuka.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="773" src="https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/12/IMG_20221217_142821-1024x773.jpg" alt="" class="wp-image-9429" srcset="https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/12/IMG_20221217_142821-1024x773.jpg 1024w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/12/IMG_20221217_142821-300x226.jpg 300w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/12/IMG_20221217_142821-768x580.jpg 768w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/12/IMG_20221217_142821-160x120.jpg 160w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/12/IMG_20221217_142821-90x67.jpg 90w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/12/IMG_20221217_142821.jpg 1080w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Family Gathering Mosa Kembali Digelar</title>
		<link>https://www.sman-modalbangsa.sch.id/family-gathering-mosa-kembali-digelar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 14 Mar 2022 11:13:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Serba Serbi]]></category>
		<category><![CDATA[family gathering]]></category>
		<category><![CDATA[meuramien]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.sman-modalbangsa.sch.id/?p=8432</guid>

					<description><![CDATA[Dengan mengusung tema mempererat persaudaraan dan persahabatan keluarga besar modal bangsa melaksanakan kegiatan silaturahmi family gathering diadakan dengan meriah dalam suasana kekeluargaan. Kegiatan seperti ini sudah cukup lama tidak dapat dilaksanakan karena pengaruh pandemi covid-19 tahun lalu. Kali ini kegiatan family gathering diadakan di pantai penyu 2 tepatnya di Gampong Deah Mamplam, Kecamatan Leupung. Banyak permainan dan perlombaan yang digelar mulai dari kategori lomba keluarga, lomba dewasa, lomba anak usia TK dan lomba anak usia SD/MI/SMP/MTs. Untuk kategori lomba usia TK diadakan lomba membaca do&#8217;a harian, mewarnai, makan kerupuk dan bernyanyi. Selain itu untuk kategori lomba anak usia SD/MI/SMP/MTs juga mengadakan lomba hafal surat pendek, mewarnai, menggambar dan makan kerupuk. Seluruh perlengkapan lomba seperti pensil warna, alas gambar, kertas mewarnai dan media lomba lainnya disediakan oleh panitia. Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari seluruh keluarga besar SMA Negeri Modal Bangsa yang terdiri dari anak-anak, istri/suami dari semua kalangan guru, staf dan karyawan. Berdasarkan hasil wawancara dengan wakil kepala sekolah bidang humas, Laswardi, S. Pd menyampaikan bahwa acara yang kita buat kali ini alhamdulillah sangat sukses, hampir semua keluarga besar modal bangsa dapat mengikuti kegiatan tersebut. Termasuk juga kita undang guru-guru yang sudah memasuki masa purnabakti, juga termasuk kepala sekolah [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p>Dengan mengusung tema mempererat persaudaraan dan persahabatan keluarga besar modal bangsa melaksanakan kegiatan silaturahmi family gathering diadakan dengan meriah dalam suasana kekeluargaan. Kegiatan seperti ini sudah cukup lama tidak dapat dilaksanakan karena pengaruh pandemi covid-19 tahun lalu. Kali ini kegiatan family gathering diadakan di pantai penyu 2 tepatnya di Gampong Deah Mamplam, Kecamatan Leupung.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="682" src="https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220313-WA0078-1024x682.jpg" alt="" class="wp-image-8436" srcset="https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220313-WA0078-1024x682.jpg 1024w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220313-WA0078-300x200.jpg 300w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220313-WA0078-768x512.jpg 768w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220313-WA0078.jpg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Banyak permainan dan perlombaan yang digelar mulai dari kategori lomba keluarga, lomba dewasa, lomba anak usia TK dan lomba anak usia SD/MI/SMP/MTs.  Untuk kategori lomba usia TK diadakan lomba membaca do&#8217;a harian, mewarnai, makan kerupuk dan bernyanyi. Selain itu untuk kategori lomba anak usia SD/MI/SMP/MTs juga mengadakan lomba hafal surat pendek, mewarnai, menggambar dan makan kerupuk. Seluruh perlengkapan lomba seperti pensil warna, alas gambar, kertas mewarnai dan media lomba lainnya disediakan oleh panitia.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="461" height="1024" src="https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220314-WA0002-461x1024.jpg" alt="" class="wp-image-8435" srcset="https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220314-WA0002-461x1024.jpg 461w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220314-WA0002-135x300.jpg 135w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220314-WA0002-691x1536.jpg 691w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220314-WA0002.jpg 720w" sizes="(max-width: 461px) 100vw, 461px" /></figure>



<p>Peserta yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari seluruh keluarga besar SMA Negeri Modal Bangsa yang terdiri dari anak-anak, istri/suami dari semua kalangan guru, staf dan karyawan. Berdasarkan hasil wawancara dengan wakil kepala sekolah bidang humas, Laswardi, S. Pd menyampaikan bahwa acara yang kita buat kali ini alhamdulillah sangat sukses, hampir semua keluarga besar modal bangsa dapat mengikuti kegiatan tersebut. Termasuk juga kita undang guru-guru yang sudah memasuki masa purnabakti, juga termasuk kepala sekolah yang lama yang saat ini sudah bertugas di tempat lain. Drs Martian wakil kepala sekolah bidang sarana dan sarana menambahkan bahwa acara tersebut berlangsung sangat meriah meskipun dengan sarana yang seadanya. Eva susanti, S.Ag., M. M koordinator acara menambahkan bahwa kegiatan yang bersifat kekeluargaan ini diharapkan dapat saling meningkatkan rasa kebersamaan dan memupuk kepedulian terhadap lingkungan. </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="461" src="https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220313-WA0089-1024x461.jpg" alt="" class="wp-image-8434" srcset="https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220313-WA0089-1024x461.jpg 1024w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220313-WA0089-300x135.jpg 300w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220313-WA0089-768x346.jpg 768w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220313-WA0089-1536x691.jpg 1536w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220313-WA0089.jpg 1600w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>Kepala Sekolah, Misra S. Pd., M. Pd menjelaskan bahwa kegiatan ini memang sudah diagendakan dan alhamdulillah kemarin dapat kita laksanakan dengan baik dan semoga dengan acara ini kita semakin kompak untuk modal bangsa yang lebih hebat. Dalam kesempatan yang sama turut hadir juga ketua komite sekolah, Drs Bukhari M. Ali dalam pembagian hadiah untuk para juara masing-masing kegiatan lomba.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="461" src="https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220313-WA0099-1024x461.jpg" alt="" class="wp-image-8433" srcset="https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220313-WA0099-1024x461.jpg 1024w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220313-WA0099-300x135.jpg 300w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220313-WA0099-768x346.jpg 768w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220313-WA0099-1536x691.jpg 1536w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/IMG-20220313-WA0099.jpg 1600w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /></figure>



<p>*) GKT</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Siswa Mosa Berbagi Kebahagiaan Dengan Puluhan Anak Yatim Dalam Acara Zikir Dan Do&#8217;a Bersama</title>
		<link>https://www.sman-modalbangsa.sch.id/siswa-mosa-berbagi-kebahagiaan-dengan-puluhan-anak-yatim-dalam-acara-zikir-dan-doa-bersama/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Mar 2022 16:46:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Serba Serbi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.sman-modalbangsa.sch.id/?p=8426</guid>

					<description><![CDATA[SMA Negeri Modal Bangsa mengadakan acara santunan anak yatim, zikir dan do&#8217;a bersama. Puluhan anak yatim yang berasal dari beberapa desa yang berada di sekitar sekolah pada sore hari berdatangan ke mushola sekolah dalam rangka kegiatan silaturahmi dan santunan anak yatim yang diprakarsai oleh siswa-siswi kelas XII. Kegiatan tersebut dilaksanakan bertepatan dengan hari Jum&#8217;at, 4 Maret 2022 atau 1 Sya&#8217;ban 1443 Hijriyah, yang turut dihadiri oleh kepala sekolah, dewan guru dan pengawas asrama sekolah. Misra, S. Pd., M. Pd Kepala Sekolah SMA Negeri Modal Bangsa dalam sambutannya menyampaikan bahwa siswa Modal Bangsa khususnya bagi siswa kelas XII sudah berusaha maksimal dalam pembelajaran selama ini, meskipun dengan berbagai kendala masa pandemi yang dilalui, namun kegiatan sosial seperti ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang tinggi terhadap masyarakat sekitar khususnya untuk anak-anak yatim yang sudah ditinggalkan oleh orang tuanya.&#160; Semoga semua siswa-siswi kelas XII nantinya bisa berhasil lulus di jurusan yang diidamkan pada jenjang berikutnya, baik yang melanjutkan ke jenjang  perguruan tinggi maupun sekolah ikatan dinas yang diinginkan. Dalam kesempatan yang sama, Mawardi, S. Pd., M. Sc wakil kepala sekolah bidang kesiswaan yang juga mewakili komite sekolah menambahkan bahwa berzikir dan berdo&#8217;a merupakan salah satu kegiatan yang juga pernah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[
<p> SMA Negeri Modal Bangsa mengadakan acara santunan anak yatim, zikir dan do&#8217;a bersama. Puluhan anak yatim yang berasal dari beberapa desa yang berada di sekitar sekolah pada sore hari berdatangan ke mushola sekolah dalam rangka kegiatan silaturahmi dan santunan anak yatim yang diprakarsai oleh siswa-siswi kelas XII. Kegiatan tersebut dilaksanakan bertepatan dengan hari Jum&#8217;at, 4 Maret 2022 atau 1 Sya&#8217;ban 1443 Hijriyah, yang turut dihadiri oleh kepala sekolah, dewan guru dan pengawas asrama sekolah. </p>



<p>Misra, S. Pd., M. Pd Kepala Sekolah SMA Negeri Modal Bangsa dalam sambutannya menyampaikan bahwa siswa Modal Bangsa khususnya bagi siswa kelas XII sudah berusaha maksimal dalam pembelajaran selama ini, meskipun dengan berbagai kendala masa pandemi yang dilalui, namun kegiatan sosial seperti ini merupakan bentuk kepedulian sosial yang tinggi terhadap masyarakat sekitar khususnya untuk anak-anak yatim yang sudah ditinggalkan oleh orang tuanya.&nbsp;</p>



<p>Semoga semua siswa-siswi kelas XII nantinya bisa berhasil lulus di jurusan yang diidamkan pada jenjang berikutnya, baik yang melanjutkan ke jenjang  perguruan tinggi maupun sekolah ikatan dinas yang diinginkan.</p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="484" src="https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/Santunan-Anak-Yatim-2022-2-1024x484.jpeg" alt="" class="wp-image-8428" srcset="https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/Santunan-Anak-Yatim-2022-2-1024x484.jpeg 1024w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/Santunan-Anak-Yatim-2022-2-300x142.jpeg 300w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/Santunan-Anak-Yatim-2022-2-768x363.jpeg 768w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/Santunan-Anak-Yatim-2022-2-1536x727.jpeg 1536w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/Santunan-Anak-Yatim-2022-2.jpeg 1600w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption> Foto bersama siswa dengan anak yatim</figcaption></figure>



<p>Dalam kesempatan yang sama, Mawardi, S. Pd., M. Sc wakil kepala sekolah bidang kesiswaan yang juga mewakili komite sekolah menambahkan bahwa berzikir dan berdo&#8217;a merupakan salah satu kegiatan yang juga pernah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya menjelang siswa kelas XII tamat dari SMA Negeri Modal Bangsa. Berdo&#8217;a dan berusaha itulah kunci sukses di masa depan, semoga do&#8217;a-do&#8217;a yang dipanjatkan dikabulkan oleh Allah Subhanahu wata&#8217;ala.</p>



<p>Bentuk kepedulian seperti ini juga perlu dipertahankan sampai kapanpun, karena dimanapun kita berada tidak pernah lepas dari hal-hal seperti ini. Siswa Modal Bangsa tidak boleh hanya peduli terhadap diri sendiri, namun juga perlu terus mengasah kepedulian kepada siapa saja yang ada di sekitar kita. </p>



<figure class="wp-block-image size-large"><img loading="lazy" decoding="async" width="1024" height="756" src="https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/Santunan-Anak-Yatim-2022-1024x756.jpeg" alt="" class="wp-image-8427" srcset="https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/Santunan-Anak-Yatim-2022-1024x756.jpeg 1024w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/Santunan-Anak-Yatim-2022-300x221.jpeg 300w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/Santunan-Anak-Yatim-2022-768x567.jpeg 768w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/Santunan-Anak-Yatim-2022-90x67.jpeg 90w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2022/03/Santunan-Anak-Yatim-2022.jpeg 1280w" sizes="(max-width: 1024px) 100vw, 1024px" /><figcaption> Santunan anak yatim yang perempuan diberikan oleh siswi Modal Bangsa</figcaption></figure>



<p>Setelah kegiatan zikir dan do&#8217;a bersama digelar, selanjutnya  siswa-siswi kelas XII melanjutkan dengan memberikan sumbangan untuk setiap anak yatim yang sudah hadir.  Puluhan anak yatim tersebut terlihat tersenyum bahagia menerima bantuan yang diberikan untuk tiap anak, laki-laki dan perempuan.<br>Untuk anak yatim laki-laki sumbangan diberikan oleh siswa, dan untuk anak yatim yang perempuan diberikan oleh siswi.<br>Pada akhir kegiatan tersebut ditutup dengan foto bersama antara siswa dengan anak yatim dan dilanjutkan dengan acara salam-salaman dengan kepala sekolah, dewan guru dan pengawas asrama.<br></p>



<p>*iq<br></p>



<p><br></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dari MOSA menuju Amerika</title>
		<link>https://www.sman-modalbangsa.sch.id/dari-mosa-menuju-amerika/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 31 Oct 2016 08:46:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Serba Serbi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.sman-modalbangsa.sch.id/?p=1764</guid>

					<description><![CDATA[OLEH CEUDAH HAJASHAFIRA, Siswi SMAN Modal Bangsa Aceh, sedang ikut Pertukaran Pelajar Bina Antarbudaya/YES di Kedallville, melaporkan dari Indiana, Amerika Serikat SETELAH melalui berbagai tahapan seleksi yang cukup panjang, saya akhirnya termasuk dalam 85 pelajar Indonesia yang mendapat beasiswa penuh dari Pemerintah Amerika Serikat (AS) melalui program KL-YES. Awal Agustus lalu, kaki pertama kali saya injakkan di Negeri Paman Sam ini bersama teman-teman lainnya dari Indonesia. Setelah menjalani beberapa hari orientasi di Washington DC, kami berangkat ke state masing-masing untuk bertemu keluarga angkat. Saya mendapatkan keluarga angkat di Kendallville, Indiana. Sebuah kota kecil dengan ladang jagung dan kedelai yang dapat kita temui dengan mudah. Seperti halnya menemukan sawah di Blang Bintang, Aceh Besar, tempat SMA asal saya berada. Kedua orang tua angkat saya merupakan pastor dengan dua putri, berumur enam dan tiga tahun. Memang awalnya timbul kekhawatiran ketika tahu bahwa saya yang seorang muslim akan tinggal bersama pastor. Tapi sekarang, saya malah bersyukur. Mereka toleran dan sangat mengerti ketika saya jelaskan hal-hal yang saya lakukan dan hindari karena alasan agama. Saya jadi teringat, pernah ada seseorang yang menyuruh saya membatalkan niat saya untuk pergi ke AS, karena akan sangat sulit melaksanakan ibadah dan sangat jarang ada daging halal. Namun, saya [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>OLEH CEUDAH HAJASHAFIRA,</strong> Siswi SMAN Modal Bangsa Aceh, sedang ikut Pertukaran Pelajar Bina Antarbudaya/YES di Kedallville, melaporkan dari Indiana, Amerika Serikat</p>
<p>SETELAH melalui berbagai tahapan seleksi yang cukup panjang, saya akhirnya termasuk dalam 85 pelajar Indonesia yang mendapat beasiswa penuh dari Pemerintah Amerika Serikat (AS) melalui program KL-YES. Awal Agustus lalu, kaki pertama kali saya injakkan di Negeri Paman Sam ini bersama teman-teman lainnya dari Indonesia.</p>
<p>Setelah menjalani beberapa hari orientasi di Washington DC, kami berangkat ke state masing-masing untuk bertemu keluarga angkat. Saya mendapatkan keluarga angkat di Kendallville, Indiana. Sebuah kota kecil dengan ladang jagung dan kedelai yang dapat kita temui dengan mudah. Seperti halnya menemukan sawah di Blang Bintang, Aceh Besar, tempat SMA asal saya berada. Kedua orang tua angkat saya merupakan pastor dengan dua putri, berumur enam dan tiga tahun. Memang awalnya timbul kekhawatiran ketika tahu bahwa saya yang seorang muslim akan tinggal bersama pastor. Tapi sekarang, saya malah bersyukur. Mereka toleran dan sangat mengerti ketika saya jelaskan hal-hal yang saya lakukan dan hindari karena alasan agama.</p>
<p>Saya jadi teringat, pernah ada seseorang yang menyuruh saya membatalkan niat saya untuk pergi ke AS, karena akan sangat sulit melaksanakan ibadah dan sangat jarang ada daging halal. Namun, saya bersyukur karena tetap mengikuti tekad untuk berangkat. Memang hidup di sini tak semudah saat kita berada di negara mayoritas Islam, apalagi Aceh yang masjid dan mushalanya tersebar di mana-mana. Namun, bukan berarti tidak mungkin. Bukankah bumi ini milik Allah? Jadi, menurut saya, kita tetap bisa melaksanakan ibadah di mana pun kita berada. Saya selalu mambawa mukena beserta sajadah ke mana pun pergi dan toilet sangat mudah ditemui.</p>
<p>Tentang makanan, masih banyak jenis makanan lain selain daging yang dapat dikonsumsi. Lagi pula sesekali keluarga angkat saya membeli daging halal di kota besar terdekat. Menjadi seorang siswa pertukaran pelajar tidaklah mudah, apalagi sebagai seorang minoritas.</p>
<p>Saya bersekolah di East Noble High School, dengan jumlah siswa kurang hampir 2.000 orang. Sebuah sekolah yang cukup besar jika dibandingkan dengan sekolah saya di Aceh, SMAN Modal Bangsa Aceh dengan jumlah siswa yang kurang dari empat ratus orang. Jarak sekolah dengan rumah keluarga angkat saya cukup dekat, sehingga saya dengan mudah pulang pergi sekolah dengan berjalan kaki.</p>
<p>Guru-guru di sini cukup ramah dan dengan senang hati menjelaskan kembali materinya ketika ada siswa yang tak mengerti. Murid-murid di sini juga cukup baik dan akan berusaha membantu semampu mereka jika saya meminta tolong. Misalnya, sudi mengantarkan saya ke kelas, terutama pada minggu pertama sekolah, karena dengan gedung yang cukup luas ini, saya pernah tersesat di hari pertama sekolah.</p>
<p>Yang patut dicontoh adalah kebiasaan murid di sini saat mengikuti tes. Setiap murid benar-benar mengerjakan tes berdasarkan kemampuan masing-masing. Mereka benar-benar melakukan tes untuk mengukur sejauh mana kemampuan mereka di setiap materi. Bahkan di kelas Fisika, kami mengerjakan tes dengan keadaan duduk berkelompok sebagaimana biasanya, namun tetap saja tidak ada yang berniat untuk melirik lembar jawaban teman di samping. Sangat jujur.</p>
<p>Namun, mencari teman di sini tidak semudah di Indonesia. Bayangkan jika ada siswa pertukaran pelajar yang datang ke sekolah kita di Indonesia, apalagi di Aceh, pasti hampir seluruh siswa di sekolah cukup excited dan ingin berkenalan dengan siswa baru tersebut. Namun, di sekolah saya di sini, murid pertukaran pelajar merupakan hal biasa.</p>
<p>Bagaimana dengan penampilan saya yang memakai kerudung? Bukannya itu membuat mereka tertarik karena sangat terlihat berbeda? Di sekolah saya ini, sudah ada beberapa murid muslim yang sebagian besar berasal dari Yaman. Jadi, sudah biasa bagi mereka melihat siswi berhijab lalu-lalang di pekarangan sekolah. Maka dari itu, sayalah yang harus pintar-pintar memulai percakapan dan memperkenalkan diri, ikut aktif di sekolah dan berbaur. Salah satu cara saya berbaur adalah dengan mengikuti klub yang dilaksanakan setelah jam sekolah usai. Klub merupakan tempat yang tepat untuk mencari teman, terutama klub olahraga. Saya ikut girls soccer club. Saya sebenarnya tak begitu mengerti tentang soccer. Tapi tujuan saya ikut klub ini karena ingin mencoba hal baru dan bisa mendapatkan lebih banyak teman.</p>
<p>Saat ada pertandingan soccer, biasanya kami baru selesai pukul 8 atau 9 malam. Ini mengharuskan saya mencari cara untuk shalat Ashar dan Magrib di sela pertandingan. Saya pun minta izin kepada pelatih dan mencari tempat yang layak untuk shalat. Pelatih kami menanggapi positif dan memberi saya izin untuk pergi sejenak jika waktu shalat tiba. Sering kali ada saja salah satu teman yang menemani saya mencari tempat shalat. Mereka sangat membantu. Saya merasa hari-hari yang saya lalui di sini begitu barharga, menjadi duta bangsa dan agama sekaligus. Dapat memperkenalkan Indonesia dan menjelaskan Islam kepada orang-orang di sini. Dapat merasakan betapa bermaknanya lagu-lagu nasional, merasa bersyukur dan lega begitu selesai menunaikan shalat. Perasaan yang tak pernah saya dapatkan sebelumnya.</p>
<p>http://aceh.tribunnews.com/</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Canggihnya Pertanian di Negeri Paman Sam</title>
		<link>https://www.sman-modalbangsa.sch.id/canggihnya-pertanian-di-negeri-paman-sam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Oct 2016 01:41:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Serba Serbi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.sman-modalbangsa.sch.id/?p=1746</guid>

					<description><![CDATA[OLEH INTAN QANITA, Siswa Pertukaran Pelajar YES Program, melaporkan dari Washington, Amerika Serikat HAMPIR dua bulan saya tinggal di Negeri Paman Sam ini. Tepatnya di Zillah, kota kecil di negara bagian Washington. Alhamdulillah, setelah kurang lebih dua tahun saya melalui berbagai tes akhirnya saya terpilih menjadi salah satu finalis dalm Program Youth Exchange and Study (YES) yang diprakarsai Pemerintah Amerika Serikat (AS) dengan bantuan dari Bina Antarbudaya. Selama tinggal di sini, sudah berbagai hal saya alami seperti culture shock, mendapat teman baru, belajar dalam bahasa Inggris, dan rindu keluarga. Biasanya saya menelepon orang tua saya di Banda Aceh ketika kangen keluarga. Banyak hal yang saya pelajari di sini, salah satunya tentang pertanian. Bersama Hostman dan Scop Scout (Pramuka untuk anak kecil) saya pergi ke sebuah kebun jagung. Kebun tersebut besar dan luas. Anak-anak dan scop scout ingin mempelajari bagaimana pekerja di kebun memanen jagung yang digunakan untuk makanan sapi dan kambing. Saya juga mempelajari bagaimana cara masyarakat AS bercocok tanam. Ketika mereka menanam benih, baik itu jagung, mint, anggur, apel, dan sebagainya, mereka menggunakan mesin sejenis traktor ke seluruh kebun. Uniknya lagi, beberapa traktor mempunyai peta elektronik yang menunjukkan di mana saja mereka harus menanam benih. Jadi, mereka dapat membuat [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>OLEH INTAN QANITA,</strong> Siswa Pertukaran Pelajar YES Program, melaporkan dari Washington, Amerika Serikat</p>
<p>HAMPIR dua bulan saya tinggal di Negeri Paman Sam ini. Tepatnya di Zillah, kota kecil di negara bagian Washington. Alhamdulillah, setelah kurang lebih dua tahun saya melalui berbagai tes akhirnya saya terpilih menjadi salah satu finalis dalm Program Youth Exchange and Study (YES) yang diprakarsai Pemerintah Amerika Serikat (AS) dengan bantuan dari Bina Antarbudaya.</p>
<p>Selama tinggal di sini, sudah berbagai hal saya alami seperti culture shock, mendapat teman baru, belajar dalam bahasa Inggris, dan rindu keluarga. Biasanya saya menelepon orang tua saya di Banda Aceh ketika kangen keluarga.</p>
<p>Banyak hal yang saya pelajari di sini, salah satunya tentang pertanian. Bersama Hostman dan Scop Scout (Pramuka untuk anak kecil) saya pergi ke sebuah kebun jagung. Kebun tersebut besar dan luas. Anak-anak dan scop scout ingin mempelajari bagaimana pekerja di kebun memanen jagung yang digunakan untuk makanan sapi dan kambing.</p>
<p>Saya juga mempelajari bagaimana cara masyarakat AS bercocok tanam. Ketika mereka menanam benih, baik itu jagung, mint, anggur, apel, dan sebagainya, mereka menggunakan mesin sejenis traktor ke seluruh kebun. Uniknya lagi, beberapa traktor mempunyai peta elektronik yang menunjukkan di mana saja mereka harus menanam benih. Jadi, mereka dapat membuat pola dari benih tersebut. Biasanya para petani menggunakan dua jenis traktor. Yang pertama tugasnya menaruh benih, sedangkan traktor kedua untuk menutup tanah yang sudah ada benihnya (menanam).</p>
<p>Untuk menyiram, beberapa dari mereka menggunakan springkie (air yang menyemprot 360 derajat sejauh kurang lebih lima meter). Biasanya mereka menaruh springkie di setiap sepuluh meter persegi. Mereka juga mempunyai sebuah mesin besar untuk mengairi kebun. Bentuknya seperti roda besar, lalu roda tersebut dihubungkan dengan menggunakan sebuah pipa panjang. Di setiap pipa mereka pasang benda yang dapat memancarkan air seperti springkle. Jadi, mesin tersebut akan bergerak dan berjalan ke seluruh kebun secara otomatis dan menyiram tanaman yag ada.</p>
<p>Saat meraka ingin menyemprot pupuk, mereka tak lagi menggunakan tangan. Biasanya masyarakat di desa ini menggunakan traktor maupun pesawat. Mereka punya pesawat kecil yang di belakangnya terdapat tempat penyimpanan pupuk, kemudian mereka tebang ke seluruh kebun dan pupuk tersebut jatuh melalui bagian belakang pesawat dan menyemprot semua tanaman.</p>
<p>Saat panen, ada beberapa cara. Kalau untuk jagung yang dimakan manusia mereka memetiknya menggunakan tangan. Tetapi jika jagung yang digunakan untuk makanan ternak, biasanya mereka punya dua buah mobil. Mobil yang pertama berbentuk seperti traktor yang di bagian depannya terdapat mesin yang digunakan untuk memotong semua pohon jagung dan mencincang semua jagung tersebut menjadi potongan kecil-kecil. Kemudian, mobil pertama mempunyai corong yang menyalurkan hasil cincangan ke mobil kedua. Mobil kedua digunakan untuk menampung semua hasil cincangan dari mobil pertama.</p>
<p>Jadi, mereka berjalan beriringan ke seluruh kebun untuk memanen. Ketika mobil kedua sudah penuh, maka mobil kedua ini akan diganti dengan mobil lain yang tugasnya sama.</p>
<p>Untuk memanen anggur mereka juga punya beberapa cara. Kalau untuk dimakan oleh manusia biasanya mereka panen pakai tangan. Tapi apabila untuk membuat jelly atau jus anggur mereka punya mesin tersendiri. Mesin tersebut berbentuk seperti traktor. Di bagian depannya ada sebuah benda yang berbentuk seperti tangan manusia, fungsinya untuk menggoyang atau mengguncangkan pohon anggur tersebut, sehingga buahnya akan jatuh ke dalam mesin penampung, lalu disalurkan ke dalam mesin penampung untuk dibersihkan dan dijus. Jus tersebut kemudian disalurkan ke dalam mesin satu lagi untuk dibawa ke pabrik dan dilakukan pasteurisasi.</p>
<p>Demikian informasi singkat tentang pertanian Negeri Paman Sam. Mudah-mudahan Pemerintah Aceh dapat meniru model pertanian AS karena lahan pertanian Aceh juga tidak kalah luasnya. Insya Allah, dengan masyarakat Aceh akan makmur dengan hasil kebun dan pertanian yang melimpah.</p>
<p>Akhirnya, saya ucapkan terima kasih untuk semua. Berkat doa dan dukungan orang tua saya, Imran Lahore dan Bintang Zaura, serta guru-guru di SDN 16, SMPN 6 Banda Aceh, dan SMAN Modal Bangsa Aceh sehingga saya dapat belajar di Negeri Paman Sam ini.</p>
<p>http://aceh.tribunnews.com/</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pengumuman SNMPTN 2016</title>
		<link>https://www.sman-modalbangsa.sch.id/pengumuman-snmptn-2016/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 08 May 2016 17:16:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Informasi Siswa]]></category>
		<category><![CDATA[Serba Serbi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.sman-modalbangsa.sch.id/?p=1647</guid>

					<description><![CDATA[Pengumuman SNMPTN 2016 dapat mulai diakses pada hari Senin, 9 Mei 2016 pukul 13.00 WIB melalui laman resmi SNMPTN di http://pengumuman.snmptn.ac.id dan laman mirror di 11 PTN berikut: Universitas Andalas (http://snmptn.unand.ac.id) Universitas Sriwidjaja (http://snmptn.unsri.ac.id) Universitas Indonesia (http://snmptn.ui.ac.id) Institut Pertanian Bogor (http://snmptn.ipb.ac.id) Institut Teknologi Bandung (http://snmptn.itb.ac.id) Universitas Diponegoro (http://snmptn.undip.ac.id) Universitas Gadjah Mada (http://snmptn.ugm.ac.id) Institut Teknologi Sepuluh November (http://snmptn.its.ac.id) Universitas Airlangga (http://snmptn.unair.ac.id) Universitas Tanjung Pura (http://snmptn.untan.ac.id) Universitas Hasanuddin (http://snmptn.unhas.ac.id) Berikut jadwal SNMPTN Tahun 2016]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Pengumuman SNMPTN 2016 dapat mulai diakses pada hari Senin, 9 Mei 2016 pukul 13.00 WIB melalui laman resmi SNMPTN di <a href="http://pengumuman.snmptn.ac.id/">http://pengumuman.snmptn.ac.id</a> dan laman <i>mirror</i> di 11 PTN berikut:</p>
<ol>
<li>Universitas Andalas (<a href="http://snmptn.unand.ac.id/">http://snmptn.unand.ac.id</a>)</li>
<li>Universitas Sriwidjaja (<a href="http://snmptn.unsri.ac.id/">http://snmptn.unsri.ac.id</a>)</li>
<li>Universitas Indonesia (<a href="http://snmptn.ui.ac.id/">http://snmptn.ui.ac.id</a>)</li>
<li>Institut Pertanian Bogor (<a href="http://snmptn.ipb.ac.id/">http://snmptn.ipb.ac.id</a>)</li>
<li>Institut Teknologi Bandung (<a href="http://snmptn.itb.ac.id/">http://snmptn.itb.ac.id</a>)</li>
<li>Universitas Diponegoro (<a href="http://snmptn.undip.ac.id/">http://snmptn.undip.ac.id</a>)</li>
<li>Universitas Gadjah Mada (<a href="http://snmptn.ugm.ac.id/">http://snmptn.ugm.ac.id</a>)</li>
<li>Institut Teknologi Sepuluh November (<a href="http://snmptn.its.ac.id/">http://snmptn.its.ac.id</a>)</li>
<li>Universitas Airlangga (<a href="http://snmptn.unair.ac.id/">http://snmptn.unair.ac.id</a>)</li>
<li>Universitas Tanjung Pura (<a href="http://snmptn.untan.ac.id/">http://snmptn.untan.ac.id</a>)</li>
<li>Universitas Hasanuddin (<a href="http://snmptn.unhas.ac.id/">http://snmptn.unhas.ac.id</a>)</li>
</ol>
<p>Berikut jadwal SNMPTN Tahun 2016</p>
<p><a href="https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2016/05/jadwalsnmptn.png"><img loading="lazy" decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-1649" src="https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2016/05/jadwalsnmptn.png" alt="jadwalsnmptn" width="562" height="435" srcset="https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2016/05/jadwalsnmptn.png 562w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2016/05/jadwalsnmptn-300x232.png 300w, https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2016/05/jadwalsnmptn-45x35.png 45w" sizes="(max-width: 562px) 100vw, 562px" /></a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>DEBAT MRSM SE-MALAYSIA</title>
		<link>https://www.sman-modalbangsa.sch.id/debat-mrsm-se-malaysia/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 24 Apr 2016 03:20:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Informasi Siswa]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi]]></category>
		<category><![CDATA[Serba Serbi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.sman-modalbangsa.sch.id/?p=1621</guid>

					<description><![CDATA[Tim debat SMA Negeri Modal Bangsa mengikuti lomba debat yang diselenggarakan oleh Maktab Rendah Sains MARA (MRSM) se‑Malaysia, ASEAN/SBP 2016 dari tanggal 21- 25 April 2016 di MRSM Parit, Perak. Jumlah peserta yang mengikuti lomba ini terdiri dari 52 tim. SMAN Modal Bangsa merupakan satu satunya perwakilan Indonesia di ajang ini. Tim debat SMAN Modal Bangsa terdiri dari : 1. Kirana Felia Dwichandra 2. Nya&#8217; Jeumpa Madani 3. Midrar Yusya&#8217; 4. Zafir Rasyidi Taufik mengikuti debat Bahasa Inggris. Sedangkan untuk lomba Debat Bahasa Melayu terdiri dari : 1. Ayuli Serlia 2. Siti Farah Mutia 3. Siti Alya Fahlena dan 4. M. Rifqi Jundullah dengan guru pendamping Michael Tianame, S.Pd.]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Tim debat SMA Negeri Modal Bangsa mengikuti lomba debat yang diselenggarakan oleh Maktab Rendah Sains MARA (MRSM) se‑Malaysia, ASEAN/SBP 2016 dari tanggal 21- 25 April 2016 di MRSM Parit, Perak. Jumlah peserta yang mengikuti lomba ini terdiri dari 52 tim. SMAN Modal Bangsa merupakan satu satunya perwakilan Indonesia di ajang ini. Tim debat SMAN Modal Bangsa terdiri dari :<br />
1. Kirana Felia Dwichandra<br />
2. Nya&#8217; Jeumpa Madani<br />
3. Midrar Yusya&#8217;<br />
4. Zafir Rasyidi Taufik<br />
mengikuti debat Bahasa Inggris.<br />
Sedangkan untuk lomba Debat Bahasa Melayu terdiri dari :<br />
1. Ayuli Serlia<br />
2. Siti Farah Mutia<br />
3. Siti Alya Fahlena dan<br />
4. M. Rifqi Jundullah<br />
dengan guru pendamping Michael Tianame, S.Pd.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>UN-Masih Pentingkah..?</title>
		<link>https://www.sman-modalbangsa.sch.id/un-masih-pentingkah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 17 Mar 2015 01:58:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Serba Serbi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.sman-modalbangsa.sch.id/?p=1208</guid>

					<description><![CDATA[Ujian Nasional selalu menjadi momok menakutkan bagi para siswa, apalagi ditambah dengan pengamanan extra ketat yang melibatkan kepolisian. Dengan adanya peraturan baru yang tertuang dalam Permendikbud No. 5 Tahun 2015 tentang Kriteria Kelulusan Peserta Didik, Penyelenggaraan Ujian Nasional, dan Penyelenggaraan Ujian Sekolah/Madrasah/Pendidikan Kesetaraan Pada Smp/Mts atau yang sederajat dan SMA/MA/SMK atau yang sederajat, diharapkan Ujian Nasional tidak lagi menjadi momen menakutkan bagi para siswa, dimana Ujian Nasional ditempatkan sebagai tolak ukur pencapaian siswa secara nasional, bukan lagi menjadi syarat untuk menamatkan pendidikan di sekolah. Peraturan tersebut disambut sangat baik oleh seluruh kalangan akademisi, namun ada beberapa kendala yang terjadi di lapangan, salah satunya adalah kurangnya respons siswa terhadap UN tersebut. Dengan dinyatakan bahwa UN tidak menjadi tolak ukur kelulusan, siswa menjadi kurang perhatian terhadap Ujian Nasional dan usaha mereka untuk bisa lulus UN seperti tahun-tahun sebelumnya mulai pudar. Banyak didapati siswa mulai kurang belajar untuk mempersiapkan diri menghadapi Ujian Nasional. Hal ini selalu menjadi topik pembicaraan Kepala Dinas Pendidikan Aceh dalam setiap kunjungan ke SMA Negeri Modal Bangsa, beliau terus mengingatkan, jangan sampai siswa lengah dan menganggap enteng Ujian Nasional. Ujian Nasional memang tidak menjadi tolak ukur kelulusan, namun Ujian Nasional menjadi syarat siswa dalam melanjutkan ke jenjang berikutnya, terutama [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Ujian Nasional selalu menjadi momok menakutkan bagi para siswa, apalagi ditambah dengan pengamanan extra ketat yang melibatkan kepolisian.</p>
<p>Dengan adanya peraturan baru yang tertuang dalam Permendikbud No. 5 Tahun 2015 tentang Kriteria Kelulusan Peserta Didik, Penyelenggaraan Ujian Nasional, dan Penyelenggaraan Ujian Sekolah/Madrasah/Pendidikan Kesetaraan Pada Smp/Mts atau yang sederajat dan SMA/MA/SMK atau yang sederajat, diharapkan Ujian Nasional tidak lagi menjadi momen menakutkan bagi para siswa, dimana Ujian Nasional ditempatkan sebagai tolak ukur pencapaian siswa secara nasional, bukan lagi menjadi syarat untuk menamatkan pendidikan di sekolah.</p>
<p>Peraturan tersebut disambut sangat baik oleh seluruh kalangan akademisi, namun ada beberapa kendala yang terjadi di lapangan, salah satunya adalah kurangnya respons siswa terhadap UN tersebut. Dengan dinyatakan bahwa UN tidak menjadi tolak ukur kelulusan, siswa menjadi kurang perhatian terhadap Ujian Nasional dan usaha mereka untuk bisa lulus UN seperti tahun-tahun sebelumnya mulai pudar. Banyak didapati siswa mulai kurang belajar untuk mempersiapkan diri menghadapi Ujian Nasional.</p>
<p>Hal ini selalu menjadi topik pembicaraan Kepala Dinas Pendidikan Aceh dalam setiap kunjungan ke SMA Negeri Modal Bangsa, beliau terus mengingatkan, jangan sampai siswa lengah dan menganggap enteng Ujian Nasional. Ujian Nasional memang tidak menjadi tolak ukur kelulusan, namun Ujian Nasional menjadi syarat siswa dalam melanjutkan ke jenjang berikutnya, terutama ke perguruan tinggi ternama. Apabila siswa tidak mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya dalam menghadapi Ujian Nasional, dikhawatirkan mereka bisa lulus sekolah tetapi tidak mendapat tempat di perguruan tinggi nantinya karena nilai Ujian Nasional mereka tidak mencukupi.</p>
<p>Apabila hal ini terjadi, siswa tersebut harus mengulangi ujian nasionalnya tahun depan untuk bisa memperbaiki nilai sehingga memenuhi syarat masuk ke perguruan tinggi. Disini memang ada kemudahan lagi, dimana siswa tidak lagi mesti belajar penuh selama setahun, namun cukup mengikuti Ujian Nasional untuk mata pelajaran yang nilainya tidak mencukupi. Mengenai prosedur untuk bisa ikut Ujian Nasional pada mata pelajaran tertentu tersebut saat ini masih belum disosialisasikan.</p>
<p>Untuk itu kami harapkan kepada seluruh siswa agar benar-benar mempersiapkan diri dalam menghadapi Ujian Nasional ini, untuk memuluskan jalan menempuh pendidikan selanjutnya.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
