<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>juara &#8211; SMAN Modal Bangsa Aceh</title>
	<atom:link href="https://www.sman-modalbangsa.sch.id/tag/juara/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.sman-modalbangsa.sch.id</link>
	<description>Sekolah Unggul Berasrama, SMA Favorit di Aceh</description>
	<lastBuildDate>Tue, 04 Oct 2016 02:51:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.1</generator>

<image>
	<url>https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2021/01/cropped-cropped-cropped-Screenshot_2025-04-29_173107-removebg-preview-32x32.png</url>
	<title>juara &#8211; SMAN Modal Bangsa Aceh</title>
	<link>https://www.sman-modalbangsa.sch.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>MOSA Juara LCC FMIPA Unsyiah 2016</title>
		<link>https://www.sman-modalbangsa.sch.id/mosa-juara-lcc-fmipa-unsyiah-2016/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Oct 2016 02:51:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi]]></category>
		<category><![CDATA[fmipa]]></category>
		<category><![CDATA[juara]]></category>
		<category><![CDATA[juara lcc fmipa]]></category>
		<category><![CDATA[lcc pil mipa]]></category>
		<category><![CDATA[modal bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[MOSA]]></category>
		<category><![CDATA[mosa aceh]]></category>
		<category><![CDATA[prestasi]]></category>
		<category><![CDATA[unsyiah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.sman-modalbangsa.sch.id/?p=1741</guid>

					<description><![CDATA[&#8212;CC PIL MIPA XVIII tahun 2016 SMAN Modal Bangsa kembali memboyong piala tetap rektor unsyiah dan piala bergilir Gubernur Aceh. Pada kesempatan kali ini Modal Bangsa mengirimkan 4 tim cc dan 3 tim lolos ke babak final. Tim cc Mosa meraih juara 1, 3 dan 4. Semoga PIL MIPA tahun depan MOSA juga dapat memboyong piala dan mempertahankan piala bergilir Gubernur. Terima kasih untuk semua dukungan dan rasa bangga yang tak terhingga untuk siswa-siswa yang telah berjuang di ajang CC PIL MIPA tahun ini dan teruslah bersemangat dalam meraih prestasi gemilang demi mengharumkan sekolah tercinta, kebanggaan rakyat aceh. Juara 1 (Muhammad Fadhlan Ma&#8217;ruf, Farla Riska Ninda, Shefi Jannati), juara 3 (Zahlul Fuadi, Syaza Azra, Muhammad Aqil Athallah), juara 4 (Taufiq Ramadhan, Qatrunnada, T. M. Al Wafi). (sw) &#8212;SMA Modal Bangsa (Mosa) Aceh Besar berhasil menjadi juara pertama pada Lomba Cerdas Cermat (LCC) Bidang Matematika dan IPA yang diadakan oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) 1-3 Oktober 2016 di Aula FMIPA Unsyiah Lomba yang reguler diadakan setiap tahun ini memperebutkan piala bergilir dari Gubernur Aceh, serta piala tetap dari Rektor Unsyiah. Selain piala dan sertifikat, para juara ini juga akan memperoleh dana pembinaan serta paket [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>&#8212;CC PIL MIPA XVIII tahun 2016 SMAN Modal Bangsa kembali memboyong piala tetap rektor unsyiah dan piala bergilir Gubernur Aceh. Pada kesempatan kali ini Modal Bangsa mengirimkan 4 tim cc dan 3 tim lolos ke babak final. Tim cc Mosa meraih juara 1, 3 dan 4. Semoga PIL MIPA tahun depan MOSA juga dapat memboyong piala dan mempertahankan piala bergilir Gubernur. Terima kasih untuk semua dukungan dan rasa bangga yang tak terhingga untuk siswa-siswa yang telah berjuang di ajang CC PIL MIPA tahun ini dan teruslah bersemangat dalam meraih prestasi gemilang demi mengharumkan sekolah tercinta, kebanggaan rakyat aceh. Juara 1 (Muhammad Fadhlan Ma&#8217;ruf, Farla Riska Ninda, Shefi Jannati), juara 3 (Zahlul Fuadi, Syaza Azra, Muhammad Aqil Athallah), juara 4 (Taufiq Ramadhan, Qatrunnada, T. M. Al Wafi). (sw)</p>
<p>&#8212;SMA Modal Bangsa (Mosa) Aceh Besar berhasil menjadi juara pertama pada Lomba Cerdas Cermat (LCC) Bidang Matematika dan IPA yang diadakan oleh Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) 1-3 Oktober 2016 di Aula FMIPA Unsyiah</p>
<p>Lomba yang reguler diadakan setiap tahun ini memperebutkan piala bergilir dari Gubernur Aceh, serta piala tetap dari Rektor Unsyiah. Selain piala dan sertifikat, para juara ini juga akan memperoleh dana pembinaan serta paket hadiah dari sponsor. Prestasi para siswa di ajang ini dapat membantu mereka untuk menembus perguruan tinggi negeri melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) nanti.</p>
<p>LCC tahun ini diikuti oleh 32 tim dari seluruh Aceh. Beberapa SMA bahkan mendaftarkan empat tim mewakili sekolah. Sementara itu, peserta yang berasal dari luar Banda Aceh dan Aceh Besar di antaranya dari Lhokseumawe dan Takengon. Pada babak final, tim SMA Mosa melawan tin SMA Fajar Harapan serta dua tim lain yang juga berasal dari SMA Mosa. SMA Fajar Harapan berhasil meraih juara dua dalam ajang tersebut, setelah melalui persaingan sengit.</p>
<p>LCC merupakan salah satu kegiatan yang tergabung dalam Pekan Ilmiah MIPA (PIL MIPA). Kegiatan ikonik tahunan FMIPA ini juga memperlombakan Lomba Mewarnai, Lomba Fashion Show, Lomba Fotografi Sains, dan Science Essay Competition. Selain aneka lomba tersebut, panitia yang didominasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FMIPA ini juga menggelar Seminar Beasiswa, serta Aksi Donor Darah.</p>
<p>Dekan FMIPA, Dr. TM Iqbalsyah, M.Sc mengungkapkan kegembiraannya atas kesuksesan pelaksanaan PIL MIPA ini. “Kita bisa melihat bahwa para peserta juga sangat antusias mengikuti aneka lomba, terutama cerdas cermat bidang MIPA ini, yang semoga bisa lebih membuka pamahaman masyarakat tentang ilmu-ilmu murni secara luas,” ungkap Iqbalsyah.</p>
<p>FMIPA Unsyiah merupakan fakultas ilmu murni pertama di Aceh. Dan saat ini, keempat bidang ilmu murninya (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi) telah terakreditasi A dalam tahun ini oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Selain empat program studi ilmu murni tersebut, FMIPA Unsyiah saat ini juga telah memiliki Program Studi Informatika, Farmasi, Statistika, serta D3 Manajemen Informatika dan D3 Teknik Elektronika.</p>
<p>Berita: sw &amp; mediaaceh.co</p>
<p>Foto : sw</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mosa Borong Juara Lomba Fisika</title>
		<link>https://www.sman-modalbangsa.sch.id/mosa-borong-juara-lomba-fisika/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 04 Oct 2016 02:43:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Prestasi]]></category>
		<category><![CDATA[Aceh]]></category>
		<category><![CDATA[fisika]]></category>
		<category><![CDATA[juara]]></category>
		<category><![CDATA[Juara Lomba Fisika]]></category>
		<category><![CDATA[lomba]]></category>
		<category><![CDATA[lomba cipta elektronika]]></category>
		<category><![CDATA[MOSA]]></category>
		<category><![CDATA[tribunnews]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.sman-modalbangsa.sch.id/?p=1738</guid>

					<description><![CDATA[SMAN Modal Bangsa (Mosa) memborong enam piala pada Physics Complex and Open House (PCOH) di Fakultas MIPA Unsyiah. Lomba yang digelar fakultas itu pada 27-29 September 2016 diikuti seluruh SMA di Banda Aceh dan Aceh Besar. Kepala SMAN Mosa, Dr Anwar Amin kepada Serambi, Jumat (30/9) mengatakan, ia bersyukur atas prestasi yang diraih siswanya yang meraih 6 dari 9 piala pada 3 cabang lomba. Cabang yang diikuti siswanya yaitu cerdas cermat, olimpiade fisika, dan cipta alat elektronika. Sedangkan untuk lomba toet beude trieng (meriam bambu), menurutnya, Mosa tak ikut. Di cabang cerdas cermat, sebut Anwar, Mosa mengirim dua tim yaitu Mosa A (Taufiq Ramadhan, Qatrunnada, dan Sahara) dan Mosa B (Syauqi Al Futaki, Rizki Wahidi, dan Zahlul Fuadi). “Hasilnya, Tim A mendapat juara pertama, Tim B juara kedua. Sementara SMA Labschool Unsyiah juara ketiga,” rincinya. Pada Olimpiade fisika, lanjut Anwar, Mosa menyabet juara 1 atas nama Intan Nabilla Ayuni dan juara 3 atas nama M Aqil Athallah. Sedangkan juara kedua pada cabang ini, katanya, diraih siswa MAN Model. Sedangkan di lomba karya cipta elektronika, tambah Anwar, Mosa mengirimkan 3 tim. Hasilnya, dua tim meraih juara masing-masing juara II (M Arfan Tarigan, Zahlul Fuadi dan S Abdel Tsabit dengan karyanya “Bukan [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>SMAN Modal Bangsa (Mosa) memborong enam piala pada Physics Complex and Open House (PCOH) di Fakultas MIPA Unsyiah. Lomba yang digelar fakultas itu pada 27-29 September 2016 diikuti seluruh SMA di Banda Aceh dan Aceh Besar.</p>
<p>Kepala SMAN Mosa, Dr Anwar Amin kepada Serambi, Jumat (30/9) mengatakan, ia bersyukur atas prestasi yang diraih siswanya yang meraih 6 dari 9 piala pada 3 cabang lomba. Cabang yang diikuti siswanya yaitu cerdas cermat, olimpiade fisika, dan cipta alat elektronika. Sedangkan untuk lomba toet beude trieng (meriam bambu), menurutnya, Mosa tak ikut.</p>
<p>Di cabang cerdas cermat, sebut Anwar, Mosa mengirim dua tim yaitu Mosa A (Taufiq Ramadhan, Qatrunnada, dan Sahara) dan Mosa B (Syauqi Al Futaki, Rizki Wahidi, dan Zahlul Fuadi). “Hasilnya, Tim A mendapat juara pertama, Tim B juara kedua. Sementara SMA Labschool Unsyiah juara ketiga,” rincinya.</p>
<p>Pada Olimpiade fisika, lanjut Anwar, Mosa menyabet juara 1 atas nama Intan Nabilla Ayuni dan juara 3 atas nama M Aqil Athallah. Sedangkan juara kedua pada cabang ini, katanya, diraih siswa MAN Model.</p>
<p>Sedangkan di lomba karya cipta elektronika, tambah Anwar, Mosa mengirimkan 3 tim. Hasilnya, dua tim meraih juara masing-masing juara II (M Arfan Tarigan, Zahlul Fuadi dan S Abdel Tsabit dengan karyanya “Bukan Sembarang Alarm”) dan juara II (Hibban Bariq Rana, M Ghazi Muharram, Faiz Azhanzi Yazid, dan M Rifqi Jundullah dengan karyanya Joule Steve,” ujarnya. Sedangkan juara 1 pada lomba ini, sebut Anwar, diraih SMAN Fajar Harapan.</p>
<p>“Kami atas nama pimpina sekolah menyampaikan terima kasih kepada siswa yang sudah mengharumkan nama Mosa, serta guru yaitu Herman, SPd dan Sri Wahyuni, SSi yang sudah membimbing siswa secara intensif,” pungkasnya.</p>
<p>Berita : aceh.tribunnews.com</p>
<p>Foto : SW</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Selamat kepada Peraih Juara Film Pendek</title>
		<link>https://www.sman-modalbangsa.sch.id/selamat-kepada-peraih-juara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 16 Jul 2016 10:17:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita Utama]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi Siswa]]></category>
		<category><![CDATA[Aku Bukan Teroris]]></category>
		<category><![CDATA[Fatih Al Mutawakkil]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[film mosa]]></category>
		<category><![CDATA[film pendek]]></category>
		<category><![CDATA[film pendek mosa]]></category>
		<category><![CDATA[juara]]></category>
		<category><![CDATA[karya siswa]]></category>
		<category><![CDATA[Lianvo]]></category>
		<category><![CDATA[Nailun Afif]]></category>
		<category><![CDATA[Osama]]></category>
		<category><![CDATA[T. Amrul Mahdi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">http://www.sman-modalbangsa.sch.id/?p=1705</guid>

					<description><![CDATA[BANDA ACEH &#8211; Tiga video pendek karya siswa Aceh lolos sebagai juara tingkat provinsi pada perlombaan bertajuk “Kita Boleh Beda” yang diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bekerjasama dengan Forum Koordinasi Pencegahan Teroris (FKPT) Aceh. Kepastian itu diumumkan, Jumat (15/7) usai Dialog Film di Gedung AAC Dayan Dawood, Unsyiah, Banda Aceh. Sebelumnya, penjurian untuk 16 film karya siswa-siswi Aceh itu dilakukan Kamis (14/7) di Hermes Palace dengan menghadirkan beberapa penilai. Ketiga film pendek itu kemudian dilombakan kembali di tingkat nasional dan akan bersaing dengan video lain karya siswa-siswi dari berbagai provinsi di Indonesia. Ketiga judul film pendek itu antara lain; “Aku Bukan Teroris” karya siswa SMA Negeri Modal Bangsa, Aceh Besar, “Aliran Radikal” karya siswa MAN Tangse, Pidie, dan “Hidup Terasa Indah Walau Berbeda” karya siswa SMA Dayah Perbatasan Minhajussalam. Koordinator lomba video pendek, Amrina Habibi yang juga Kabid Pemberdayaan Pemuda dan Perempuan pada Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Aceh, kepada Serambi mengatakan, lomba video pendek tersebut diikuti oleh 16 sekolah dari beberapa kabupaten di Aceh. “Video tersebut telah memberikan gambaran kepada masyarakat bagaimana remaja khususnya pelajar memaknai isu-isu dan bahaya teror sekaligus faham-faham radikalisme yang berakibat terjadinya perpecahan, permusuhan dan disintegrasi kepada bangsa,” ujar Amrina. Ia mengatakan, seharusnya lebih [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>BANDA ACEH &#8211; Tiga video pendek karya siswa Aceh lolos sebagai juara tingkat provinsi pada perlombaan bertajuk “Kita Boleh Beda” yang diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bekerjasama dengan Forum Koordinasi Pencegahan Teroris (FKPT) Aceh.</p>
<p>Kepastian itu diumumkan, Jumat (15/7) usai Dialog Film di Gedung AAC Dayan Dawood, Unsyiah, Banda Aceh. Sebelumnya, penjurian untuk 16 film karya siswa-siswi Aceh itu dilakukan Kamis (14/7) di Hermes Palace dengan menghadirkan beberapa penilai. Ketiga film pendek itu kemudian dilombakan kembali di tingkat nasional dan akan bersaing dengan video lain karya siswa-siswi dari berbagai provinsi di Indonesia. Ketiga judul film pendek itu antara lain; “Aku Bukan Teroris” karya siswa SMA Negeri Modal Bangsa, Aceh Besar, “Aliran Radikal” karya siswa MAN Tangse, Pidie, dan “Hidup Terasa Indah Walau Berbeda” karya siswa SMA Dayah Perbatasan Minhajussalam.</p>
<p>Koordinator lomba video pendek, Amrina Habibi yang juga Kabid Pemberdayaan Pemuda dan Perempuan pada Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Aceh, kepada Serambi mengatakan, lomba video pendek tersebut diikuti oleh 16 sekolah dari beberapa kabupaten di Aceh.</p>
<p>“Video tersebut telah memberikan gambaran kepada masyarakat bagaimana remaja khususnya pelajar memaknai isu-isu dan bahaya teror sekaligus faham-faham radikalisme yang berakibat terjadinya perpecahan, permusuhan dan disintegrasi kepada bangsa,” ujar Amrina.</p>
<p>Ia mengatakan, seharusnya lebih banyak yang ikut serta dalam perlombaan tersebut, namun beberapa alasan teknis termasuk dukungan dari pihak sekolah dan dinas terkait dalam menyahuti ide-ide kreatif dalam upaya kampanya meminimalisir aksi-aksi radikalisme yang terjadi di tanah air.</p>
<p>Dikatakannya, keikutsertaan 16 film pendek karya siswa tingkat SLTA dan MAN itu sudah memberi gambaran bagaimana pemahaman teroris dan radikalisme.</p>
<p>Acara pengumuman lomba film pendek itu juga dimeriahkan dengan nonton bersama film “Mata Tertutup” karya Garin Nugroho yang dilanjutkan dengan sesi diskusi dan bedah film bersama Mukhlisuddin Ilyas mewakili FKPT Aceh dan Swastika Nohara, penulis skenario film yang terkenal yang seperti film “Romeo dan Juliet”, “Hari Ini Pasti Menang”, “Garuda 19”, Cahaya Dari Timur “Beta Maluku”, dan “3 Srikandi”.</p>
<p>Hadir pada acara tersebut Kepala Sub Bidang Kewaspadaan BNPT, Dr Hj Andi Intan Dulung MHi, Ketua FKPT Aceh, Prof Dr Yusny Saby, dan panitia lokal dari Kesbangpol dan Linmas Aceh<strong>.</strong></p>
<p>Foto dan berita :  aceh.tribunnews.com</p>
<p><a href="https://www.youtube.com/watch?v=5D10aW7bV0s">https://www.youtube.com/watch?v=5D10aW7bV0s</a></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
