<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>NSIF &#8211; SMAN Modal Bangsa Aceh</title>
	<atom:link href="https://www.sman-modalbangsa.sch.id/tag/nsif/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://www.sman-modalbangsa.sch.id</link>
	<description>Sekolah Unggul Berasrama, SMA Favorit di Aceh</description>
	<lastBuildDate>Mon, 12 Oct 2026 04:42:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.1.3</generator>

<image>
	<url>https://www.sman-modalbangsa.sch.id/wp-content/uploads/2021/01/cropped-cropped-cropped-Screenshot_2025-04-29_173107-removebg-preview-32x32.png</url>
	<title>NSIF &#8211; SMAN Modal Bangsa Aceh</title>
	<link>https://www.sman-modalbangsa.sch.id</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Tim SCENTRIX Raih Medali Emas NSIF Tingkat Nasional</title>
		<link>https://www.sman-modalbangsa.sch.id/tim-scentrix-raih-medali-emas-nsif-tingkat-nasional/</link>
					<comments>https://www.sman-modalbangsa.sch.id/tim-scentrix-raih-medali-emas-nsif-tingkat-nasional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Admin]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Oct 2026 04:35:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Prestasi]]></category>
		<category><![CDATA[Inovasi Sains]]></category>
		<category><![CDATA[NSIF]]></category>
		<category><![CDATA[SERENA]]></category>
		<category><![CDATA[SMAN Modal Bangsa]]></category>
		<category><![CDATA[Tim SCENTRIX]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://www.sman-modalbangsa.sch.id/tim-scentrix-raih-medali-emas-nsif-tingkat-nasional/</guid>

					<description><![CDATA[Sebuah kalung yang tidak sekadar hiasan. Ia bisa meneteskan minyak sitronela, menjaga pemakainya tetap nyaman dari gigitan nyamuk, dan dirancang dari kulit pohon aren yang biasanya hanya jadi limbah. Di balik ide sederhana yang berani itu, ada enam siswa SMAN Modal Bangsa yang baru saja membuktikan bahwa inovasi dari lingkungan terdekat bisa bersaing di panggung nasional. Tim SCENTRIX berhasil meraih Medali Emas pada National Science and Innovation Fair (NSIF) tingkat Nasional, sebuah kompetisi inovasi sains dan teknologi yang diikuti oleh pelajar dari berbagai daerah di Indonesia. Proyek yang mereka kembangkan diberi nama SERENA, yaitu pengembangan biomaterial dari pelepah aren (Areca catechu) sebagai media pembawa minyak sitronela (Cymbopogon nardus) untuk sistem aromaterapi portabel berbentuk kalung. Proyek yang Lahir dari Masalah Sehari-hari Antiseptik dan pengusir nyamuk sudah biasa kita temukan di pasaran, tetapi mayoritas masih berbasis bahan kimia sintetis. Di sisi lain, Indonesia memiliki bahan alam melimpah yang belum tergarap optimal, salah satunya pelepah pohon aren yang selama ini dibuang atau dibakar. Inilah celah yang ditangkap oleh tim SCENTRIX. SERENA menggabungkan dua kekuatan: pelepah aren yang kaya serat dan minyak sitronela yang secara alami efektif mengusir nyamuk. Keduanya dirakit menjadi sistem aromaterapi portabel yang bisa dipakai sebagai kalung. Artinya, pengusir nyamuk yang [&#8230;]]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sebuah kalung yang tidak sekadar hiasan. Ia bisa meneteskan minyak sitronela, menjaga pemakainya tetap nyaman dari gigitan nyamuk, dan dirancang dari kulit pohon aren yang biasanya hanya jadi limbah. Di balik ide sederhana yang berani itu, ada enam siswa <strong>SMAN Modal Bangsa</strong> yang baru saja membuktikan bahwa inovasi dari lingkungan terdekat bisa bersaing di panggung nasional.</p>
<p>Tim <strong>SCENTRIX</strong> berhasil meraih <strong>Medali Emas pada National Science and Innovation Fair (NSIF) tingkat Nasional</strong>, sebuah kompetisi inovasi sains dan teknologi yang diikuti oleh pelajar dari berbagai daerah di Indonesia. Proyek yang mereka kembangkan diberi nama <strong>SERENA</strong>, yaitu pengembangan biomaterial dari pelepah aren (Areca catechu) sebagai media pembawa minyak sitronela (Cymbopogon nardus) untuk sistem aromaterapi portabel berbentuk kalung.</p>
<h2>Proyek yang Lahir dari Masalah Sehari-hari</h2>
<p>Antiseptik dan pengusir nyamuk sudah biasa kita temukan di pasaran, tetapi mayoritas masih berbasis bahan kimia sintetis. Di sisi lain, Indonesia memiliki bahan alam melimpah yang belum tergarap optimal, salah satunya pelepah pohon aren yang selama ini dibuang atau dibakar. Inilah celah yang ditangkap oleh tim SCENTRIX.</p>
<p>SERENA menggabungkan dua kekuatan: pelepah aren yang kaya serat dan minyak sitronela yang secara alami efektif mengusir nyamuk. Keduanya dirakit menjadi sistem aromaterapi portabel yang bisa dipakai sebagai kalung. Artinya, pengusir nyamuk yang ramah lingkungan, mudah dibawa, dan tidak perlu dicampur dengan bahan kimia yang berbahaya.</p>
<p>Yang membuat proyek ini layak dipertimbangkan oleh dewan juri bukan hanya idenya, tetapi bagaimana enam siswa kelas menengah atas ini mampu merancang, menguji, dan mempresentasikan prosesnya secara ilmiah. Di balik setiap Medali Emas, ada banyak sketsa yang diulang, banyak prototipe yang gagal, dan banyak diskusi panjang tentang rasio pelepah dan minyak yang tepat.</p>
<h2>Enam Nama, Satu Tujuan</h2>
<p>Tim SCENTRIX terdiri dari enam siswa:</p>
<ul>
<li><strong>Rakha Vandana Mirza</strong></li>
<li><strong>Alaika Asyrafal Umam</strong></li>
<li><strong>Nabhan Radinka</strong></li>
<li><strong>Naufal Afkar Fauzan</strong></li>
<li><strong>Muhammad Rikza</strong></li>
<li><strong>Muhammad Rayyan Zaky</strong></li>
</ul>
<p>Mereka dibimbing oleh <strong>Ibu Misnawati, S.Pd.</strong>, yang memandu proses riset dari tahap ide hingga presentasi di panggung nasional. Peran pembimbing seperti ini sering luput dari perhatian, padahal tanpa arah yang jelas dari seorang guru, ide sekeras apa pun bisa berhenti di meja kerja. Ibu Misnawati menjadi jangkar yang memastikan proses ilmu tetap rapi dan terukur.</p>
<h2>Bagaimana SERENA Bekerja</h2>
<p>Secara sederhana, sistem kerja SERENA memanfaatkan pelepah aren yang diolah menjadi material berpori, lalu diisi minyak sitronela sebagai media pembawanya. Minyak yang meresap ke serat pelepah aren ini akan melepaskan aroma secara perlahan, menciptakan zona perlindungan di sekitar pemakainya. Bentuk kalung dipilih agar aromanya tersebar dengan efektif di area yang rentan gigitan nyamuk.</p>
<p>Pendekatan ini berbeda dari produk pengusir nyamuk biasa yang biasanya menggunakan zat aktif sintetis. SERENA memilih jalur aromaterapi yang lebih ringan dan ramah bagi kulit, sekaligus mengurangi ketergantungan pada bahan kimia. Inilah yang menjadikan proyek ini relevan di tengah kesadaran masyarakat yang terus meningkat tentang produk berbasis alam.</p>
<h2>Apa Artinya Medali Emas Ini?</h2>
<p>NSIF adalah salah satu kompetisi inovasi sains paling bergengsi di tingkat pelajar Indonesia. Medali Emas yang diraih SCENTRIX berarti karyanya telah melewati tahap seleksi ketat dan berhasil menonjol di antara ratusan inovasi dari berbagai sekolah di seluruh negeri.</p>
<p>Yang membuatnya lebih berarti lagi adalah arah proyeknya. SERENA bukan sekadar menang kompetisi. Ia menjawab kebutuhan nyata masyarakat: pengusir nyamuk yang ramah lingkungan dan terjangkau, yang bisa dikembangkan menjadi produk nyata. Jika berhasil diuji lebih lanjut, potensi untuk berkolaborasi dengan industri dan komunitas lokal sangat terbuka.</p>
<p>Ini juga bukti bahwa riset tingkat SMA tidak harus selalu bicara hal-hal besar dan mahal. Kadang, inovasi yang paling berdampak justru lahir dari bahan yang ada di sekitar kita dan masalah yang kita hadapi setiap hari.</p>
<h2>Dari Ide di Kelas ke Panggung Nasional</h2>
<p>Proses pengembangan SERENA tidak dimulai dari laboratorium. Ia dimulai dari pertanyaan sederhana: bahan apa yang ada di sekitar kita yang bisa diolah jadi sesuatu yang berguna? Dari situlah enam siswa ini memilih pelepah aren, yang selama ini kurang dimanfaatkan, dan menggabungkannya dengan minyak sitronela yang sudah terbukti efektif dalam mengusir nyamuk secara alami.</p>
<p>Setelah tahap pencarian ide, mereka masuk ke proses perancangan, pembuatan prototipe, pengujian keefektifan, dan penyusunan laporan ilmiah. Di setiap tahap, Ibu Misnawati memandu agar metodologi tetap rapi dan hasilnya bisa dipertanggungjawabkan secara akademik. Inilah yang membedakan karya tim SCENTRIX dari sekadar ide kreatif: ia dibangun di atas proses yang terukur.</p>
<h2>Apresiasi Kepala Sekolah</h2>
<p>Kepala SMAN Modal Bangsa, <strong>Dr. Sofyan, M.Pd.</strong>, menyampaikan apresiasinya atas raihan tim SCENTRIX:</p>
<blockquote>
<p>&#8220;Medali Emas NSIF tingkat Nasional adalah bukti nyata bahwa siswa SMAN Modal Bangsa mampu berinovasi dan bersaing di level tertinggi. Proyek SERENA yang memanfaatkan potensi lokal pelepah aren sebagai media aromaterapi ramah lingkungan menunjukkan kepekaan siswa terhadap isu lingkungan dan kebutuhan masyarakat. Kami bangga, dan kami akan terus mendukung riset-riset semacam ini agar bisa dikembangkan lebih lanjut.&#8221;</p>
</blockquote>
<p>Dr. Sofyan juga mengapresiasi peran Ibu Misnawati, S.Pd., sebagai pembimbing yang memandu proses riset ini hingga ke panggung nasional. Ia menegaskan bahwa prestasi ini adalah milik enam siswa, satu pembimbing, dan seluruh ekosistem sekolah yang mendukung.</p>
<h2>Pesan untuk Siswa Riset</h2>
<p>Medali Emas SCENTRIX menjadi sinyal penting bagi seluruh siswa SMAN Modal Bangsa yang tertarik dengan sains, teknologi, dan riset. Jalan ke panggung nasional tidak selalu harus lewat soal akademik yang berat. Kadang, ia lewat sebuah pertanyaan sederhana: apa yang bisa saya buat dari yang ada di sekitar saya, yang bisa membantu orang lain?</p>
<p>SERENA menjawab pertanyaan itu. Rakha, Alaika, Nabhan, Naufal, Muhammad Rikza, dan Muhammad Rayyan membuktikan bahwa dengan satu pertanyaan dan keberanian untuk menguji, siswa SMA bisa meraih penghargaan di tingkat nasional.</p>
<p>Untuk tim SCENTRIX dan Ibu Misnawati: terima kasih sudah menunjukkan bahwa inovasi Indonesia bisa lahir dari seribu bahan di tanah kita sendiri. Semoga langkah ini menjadi fondasi dari proyek-proyek yang lebih besar di masa depan.</p>
<p><em>Sekolah Para Juara. Cerdas dan Berakhlak. Raising Excellence.</em></p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://www.sman-modalbangsa.sch.id/tim-scentrix-raih-medali-emas-nsif-tingkat-nasional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
