KUNJUNGAN KOMISI C DPRD KALTENG KE MOSA

SMAN Modal Bangsa kembali mendapatkan kunjungan dari Anggota Komisi C DPRD Kalimatan Tengah. Bertempat di aula sekolah, para tamu yang ditemani oleh Kasi.Kurikulum Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Zulbahri, M.Ed disambut oleh tarian Ranup Lampuan. Rombongan tamu dari Kalimantan Tengah tersebut yang terdiri dari para anggota komisi C dan para staf ahli cukup terhibur dan tersanjung saat menerima bingkisan Ranup diakhir tari dan beberapa diantaranya tak segan untuk mencicipi cemilan khas Aceh ini.

Dalam kata sambutan Kepala SMAN Modal Bangsa, Dra. Hj. Thallea Nensis, M.Pd, diutarakan banyak hal tentang kondisi terkini Aceh, sejarah sekolah, dan prestasi terakhir yang diraih para peserta didik. Bahkan Madam Nensis tak ketinggalan turut mengenalkan satu demi satu guru yang turut hadir dalam kesempatan tersebut.

Salah satu legislator dari Kalimantan Tengah tersebut yang kemudian turut memberikan kata sambutan mengatakan bahwa tujuan mereka ke SMAN Modal Bangsa adalah untuk mempelajari dan mengetahui lebih jauh tentang konsep sekolah unggul berasrama dimana SMAN Modal Bangsa merupakan sekolah unggulan berasrama pertama di Aceh yang telah sukses menjalankan visi dan misinya.

Dalam sesi tanya jawab terungkap salah satu keberhasilan SMAN Modal Bangsa yaitu pendidikan karakter. Salah seorang legislator yang sempat berkeliling sebentar di Kampus Modal Bangsa mengatakan SMAN Modal Bangsa telah sukses menjalankan pendidikan karakter islami. Beliau kemudian juga menanyakan bagaimana proses pendidikan karakter islami tersebut di terapkan di sekolah. Selain itu, isu yang ditanyakan lebih lanjut oleh Anggota Komisi C tersebut adalah, proses seleksi siswa baru, anggaran sekolah, iuran siswa, dukungan Dinas Pendidikan sampai ke pengelolaan sarana dan kurikulum.

Di bagian akhir audiensi, para tamu dihibur dan takjub dengan penampilan tari Saman yang dibawakan oleh Rahmatullah Akbar dan kawan-kawan dari kelas XI . Hal ini terbukti setelah para tamu meminta foto bersama dengan para penari tersebut. Bahkan salah satu anggota Komisi C tersebut berfoto dengan memakai atribut penari saman.